Palu — Nenek Yeni merupakan salah satu lansia di Kota Palu yang tetap berjuang memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dengan berjualan keripik semprong. Usianya kini sudah tidak lagi ia ingat, namun semangatnya mencari nafkah masih terus terjaga. Sejak usia muda, beliau telah menekuni usaha kecil tersebut sebagai sumber penghidupan.
Kini Nenek Yeni tinggal seorang diri di Jalan Asam 2, Kota Palu. Suami beliau telah wafat sejak peristiwa tsunami Palu, membuatnya menjalani hari-hari tanpa pendamping. Dengan kondisi fisik yang semakin menurun dan penghasilan yang tidak menentu, kebutuhan hidup sehari-hari menjadi tantangan tersendiri baginya.
Melihat kondisi tersebut, WIZ melalui program Tebar Paket Sembako hadir untuk membantu meringankan beban masyarakat kurang mampu. Rifaldi, perwakilan tim WIZ, menyampaikan bahwa program ini memang menyasar penerima manfaat dari kalangan fakir miskin dan mereka yang benar-benar membutuhkan uluran tangan.
“Program Tebar Paket Sembako ini ditujukan bagi masyarakat kurang mampu atau fakir miskin. WIZ berupaya terus hadir membantu mereka yang membutuhkan,” ujar Rifaldi.
Bantuan paket sembako yang diberikan disambut penuh haru oleh Nenek Yeni. Nenek Yeni mengucapkan banyak terima kasih kepada para donatur dan tak lupa mendoakan agar senantiasa diberikan kemudahan rezeki serta kesehatan.
Melalui program ini, WIZ berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat nyata serta menjadi penyemangat bagi Nenek Yeni dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Kepedulian para donatur diharapkan terus menjadi jembatan kebaikan bagi masyarakat yang hidup dalam keterbatasan.
